Berkat Sabu-Sabu, Santri dan Pengurus Pesantren di Cipadung Ini Mampu Membuat 231 Buku

Berkat Sabu-Sabu, Santri dan Pengurus Pesantren di Cipadung Ini Mampu Membuat 231 Buku

Baca Juga



Berkat program bernama Sabu-Sabu, sejumlah santri dan pengurus Pesantren Al-Kasyaf yang berlokasi di Cipadung, Cibiru, Kota Bandung, kini telah menghasilkan 231 buah buku
"Sabu-sabu itu maksudnya satu bulan satu buku. Setiap santri harus menghasilkan sebuah buku dalam satu bulan," ujar Christy, Pembimbing Pesantren Al-Kasyaf, di Landmark Convention Hall, Jalan Braga, Bandung, Senin (31/7/2017).
Tema buku yang dibuat santri pun bebas, baik fiksi maupun nonfiksi.
"Gerakan ini terinpirasi dari dr Giovani, pendiri pesantren ini. Ia pernah berkata jangan pernah meninggalkan generasi yang lemah. Makanya gerakan ini terbentuk," ujar Christy.
Pesantren Al-Kasyaf berdiri pada 2013 dan sampai saat ini telah menghasilkan 231 buah buku.
Sejumlah santri dan pengurus Pesantren Al-Kasyaf pun hadir di acara Jabar Book Fair 2017 di Landmark Convention Hall, Senin (31/7/2017).
Mereka naik ke atas panggung menampilkan seni drama dan bernyanyi.
Sumber : http://jabar.tribunnews.com

Related Posts

Berkat Sabu-Sabu, Santri dan Pengurus Pesantren di Cipadung Ini Mampu Membuat 231 Buku
4/ 5
Oleh